Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

LOWONGAN KERJA UNTUK JURUSAN MESIN PRODUKSI



Lowongan Operator Setting Mesin Produksi – Jordan Plastics

Iklan Lowongan Kerja Oleh :
Nama / Perusahaan: Jordan, CV
Kategori Loker : Mesin
Lokasi: Semarang
Level Pekerjaan: Staff (non-management & non-supervisor)
Syarat Pendidikan: Semua Jenjang
Gaji: Rp. 1.000.000 - Rp. 2.000.000
Tipe Pekerjaan: Kontrak
Industri: Manufakturing Umum

CV. Jordan, sebuah perusahaan manufaktur botol plastik dan produk plastik injection, membutuhkan beberapa orang Operator Setting Mesin Produksi
Tanggung Jawab Pekerjaan: - Memasang mould ke mesin produksi
- Setting awal mesin produksi
- Perbaikan Setting bila ada ketidaksesuaian hasil produksi
- Meningkatkan Cycle Time dan produktivitas mesin Produksi
- Mengoperasikan mesin produksi dan proses finishing hasil produksi
- Membuat laporan kegiatan

Persyaratan Pengalaman: Pengalaman Operator Setting Mesin min 1 tahun
Keahlian: Pernah mengoperasikan / setting mesin produksi
Nilai Plus bagi yang:
- Memahami kelistrikan mesin
- pernah mengoperasikan mesin produksi plastik
- Pernah terlibat dalam perbaikan mesin produksi

Kualifikasi:
- Pria
- Usia 18 – 35 tahun
- Jujur dan teliti
- Bersedia bekerja dengan sistem perputaran Shift Mingguan
- Bekerja keras dan mau belajar
- Sanggup bekerja di bawah tekanan (Target / deadline)

 

Lowongan Teknisi Mesin / Operator Mesin – PT. Soemito Sumyati Mandiri

Iklan Lowongan Kerja Oleh :
Nama / Perusahaan: PT. Soemito Sumyati Mandiri
Kategori Loker : Mesin
Lokasi: Jakarta Timur
Level Pekerjaan: Staff (non-management & non-supervisor)
Syarat Pendidikan: SMA/SMK/STM
Gaji: Negosiasi
Tipe Pekerjaan: Tetap
Industri: Makanan / Minuman

PT. Soemito Sumyati Mandiri perusahaan yang bergerak dibidang agro dan food industry membutuhkan tenaga sebagai operator mesin / teknisi mesin yang berkompeten dibidangnya
Tanggung Jawab Pekerjaan: - Menguasai sistem dan operasional dari mesin produksi
- Bekerja dengan baik dan berkomitmen dengan perusahaan


Persyaratan Pengalaman: Pengalaman minimal 1 tahun
Keahlian: - Pengalaman Menjalankan Mesin minimal 1 Tahun
- Menguasai sistem mesin produksi dengan baik
- Mampu menyelesaikan permasalahan pada mesin


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

CARA MENJALANKAN MLM



Jangan Takut Memulai Bisnis MLM - Bisnis MLM beberapa tahun belakangan ini merupakan salah satu bisnis yang populer di kalangan masyarakat mulai dari golongan kelas atas, menengah sampai bawah. Hal ini tidaklah mengherankan karena selain tidak memerlukan modal awal yang terlalu besar, juga telah memiliki metode bisnis sendiri yang mudah dijalankan oleh masyarakat awam yang baru memulai sebuah bisnis dan belum memiliki pengalaman yang memadai dalam berbisnis.
Bahkan dikalangan ibu-ibu rumah tangga muda yang masih berusia produktif dan memiliki semangat untuk membantu perekonomian keluarga, lebih memilih bisnis Multi Level Marketing sebagai pilihan alternatif untuk mendapatkan pemasukan sampingan, karena bisnis MLM memiliki waktu kerja yang fleksibel jadi bisa dijalankan disela-sela kesibukan mengurus rumah tangga, cara menjalankannya nampak tidak terlalu sulit, bonus dan passive income yang menggiurkan. Tak heran bila sebuah bisnis Multi Level Marketing dapat memiliki ratusan bahkan sampai jutaan orang anggota.
Bisnis Multi Level Marketing mulai dikenal di Indonesia pada awal tahun 90-an. Mereka yang sudah kehabisan ide bisnis mulai melirik bisnis MLM, karena selain menarik dari sisi kemudahan mengatur jadwal kerja (fleksibel), serta janji bonus dan pendapatan pasif yang cukup besar terutama pada saat mencapai level tertentu, yang tentu sangat sulit didapat bila menjalankan bisnis dengan cara tradisional. Ide bisnis dari bisnis MLM adalah mengembangkan bisnis sekaligus menjual sebuah produk dengan sistem membangun sebuah jaringan atau biasa diistilahkan dengan networking business system. Dengan cara ini orang-orang yang memiliki kemampuan berbicara didepan publik dan memiliki pergaulan yang luas dapat mengembangkan bisnis ini dalam waktu yang boleh dikatakan sangat cepat, atau hanya berkisaran 6-12 bulan (1 tahun).
Dengan waktu yang terbilang singkat ini pelaku bisnis MLM yang mampu membangun bisnis networking mendapatkan bonus baik dalam bentuk uang, barang mewah seperti mobil dan liburan keluar negeri. Ditambah lagi dengan janji akan mendapatkan penghasilan pasif, semakin membuat siapa saja yang melihat kenyataan ini menjadi tergoda untuk terjun ke dalam bisnis Multi Level Marketing. Namun sayangnya, banyak juga bisnis MLM yang abal-abal atau digunakan sebagai modus penipuan. Selain itu tidak semua pelaku bisnis MLM menjalankan bisnis dengan benar, dimana mereka bersemangat saat merekrut menjadi downline, namun setelah berhasil mengajak mereka masuk kedalam jaringan bisnis, para upline kemudian tidak membantu downlinenya untuk mengembangkan jaringannya. Hal inilah yang semakin menumbuhkan citra negatif terhadap bisnis MLM ditengah-tengah masyarakat, dan pada akhirnya membuat bisnis Multi Level Marketing dipandang sebagai salah satu bisnis yang merugikan pelaku bisnisnya.
Paradigma negatif terhadap bisnis MLM juga berkembang, dimana menurut pandangan sebagian besar masyarakat keutungan Multi Level Marketing hanya dirasakan oleh orang yang pertama kali bergabung atau yang biasa disebut upline. Selain itu ada juga yang berpendapat bahwa bisnis MLM hanya menjual mimpi, bisnis yang hanya menghambur-hamburkan uang tanpa diketahui kapan akan mendapatkan keuntungan sesuai dengan janji upline. Sebenarnya pada bisnis Multi Level Marketing yang benar dan sehat memiliki ide bisnis dan sistem kerja yang sederhana yaitu berusaha mengembangkan bisnis dan penjualan produk dengan cara merekrut sebanyak-banyak orang yang biasa disebut downline. Dan tugas dari upline adalah membantu para downline mereka untuk bisa meraih kesuksesan yang sama dengan dirinya.
Prinsip kerja bisnis MLM pada dasarnya mendorong para upline untuk berusaha membantu semuda downline dalam jaringan bisnis yang dibentuknya, agar bisa cepat naik peringkat dan bersama-sama meraih kesuksesan sesuai dengan levelnya secara berkesinambungan. Nah, bila sebuah bisnis Multi Level Marketing melakukan sistem ini dengan cara yang benar, maka akan nampak para upline yang bekerja secara maksimal untuk membantu downline mereka untuk bisa meningkatkan level dan bisa  menjadi leader baru dalam jaringan. Jadi, kesuksesan sebuah bisnis MLM sangat ditentukan oleh kesuksesan upline dan downline yang berada dalam sebuah jaringan.
Tapi tidak semua orang yang bergabung dalam bisnis Multi Level Marketing memiliki semangat untuk menjalankan kewajibannya untuk membentuk jaringan yang sehat dan maju. Bahkan bagi sebagian orang terdapat paradigm negatif yang berkembang, dimana ide bisnis dari MLM adalah mencari orang sebanyak-banyaknya untuk dijadikan downline sehingga jaringan menjadi luas dan target merekrut anggota bisa tercapai dan target bisnis juga dapat tercapai, setelah itu membiarkan para downlineya bekerja sendiri tanpa mendapat bantuan dari upline-nya. Dimana pada akhirnya akan berjalan ditempat dan pada akhirnya tidak berkembang secara maksimal. Oleh karena itu citra negatif bisnis MLM dalam pandangan masyarakat hanya bisa dihilangkan dengan cara menjalankan sistem Multi Level Marketing dengan cara yang benar dan profesional, dimana para leader atau upline bertanggung jawab penuh terhadap seluruh downline yang berada dalam jaringannya.

Cara Cerdas Menjalankan Bisnis Multi Level Marketing

Bila Anda termasuk orang yang ingin memulai sebuah bisnis MLM, atau sedang mendapat pengaruh untuk bergabung pada sebuah bisnis MLM, maka ada beberapa cara cerdas yang perlu Anda ketahui untuk dapat menjalankan Bisnis MLM yang sehat dan profesional, yaitu :
*Saat mengajak orang lain untuk bergabung dalam bisnis MLM yang sedang Anda tawarkan, tekankan prinsip keuntungan bersama yang bisa didapatkan, dan cara mengembangkan bisnis ini dengan bantuan Anda, biarkan mereka bergabung secara suka rela tanpa unsur paksaan dari Anda. hal ini akan membuat orang tersebut mudah diajak bekerja sama untuk mengembangkan jaringan. Hindari memaksa orang untuk bergabung dalam bisnis MLM, apalagi menjanjikan hal yang muluk-muluk. Karena kesan memaksa bergabung dan menjual janji-janji bonus dapat memberikan kesan negatif dan antipati terhadap bisnis Multi Level Marketing.
*Dengarkanlah semua pendapat orang yang sedang Anda ajak bergabung, baik yang negatif maupun yang positif, jangan hanya berbicara tentang produk dan bisnis saja, padahal dengan bersifat empati kepada orang yang Anda ajak bicara, dan mencoba memberikan solusi terhadap permasalahan yang mereka hadapi akan membuat mereka akhirnya mulai berpikiran terbuka dan bersedia bergabung dalam jaringan bisnis Anda dengan sukarela.   
*Bangunlah bisnis Anda dengan cara yang sehat dan simpatik, dimana Anda membantu dan memotivasi semua downline Anda tanpa tebang pilih, agar semuanya dapat berkembang dan bisa meraih posisi yang sama seperti Anda sekarang. Karena semakin besar jaringan para downline Anda maka semakin besar potensi kesuksesan bisnis MLM Anda.
Selain hal tersebut diatas menjalankan bisnis Multi Level Marketing juga sangat bergantung pada pelakunya, sama seperti bisnis konvensional lainnya, dimana dibutuhkan minat dan passion dalam menjalankan bisnis MLM. Karena tidak setiap orang memiliki kemampuan dan minat yang besar untuik mengembangkan bisnis ini. ada yang beranggapan sangat sulit menjalankan bisnis ini karena harus merekrut orang-orang baru, mulai dari yang dikenal secara pribadi maupun orang yang sama sekali tidak dikenal. Dan pada akhirnya pada awalnya saja orang bersemangat menjalaninya, namun seiring perjalanan waktu mereka akhirnya mundur karena merasa tidak punya bakat untuk mengembangkan bisnis Multi Level Marketing.
Tapi tahukah Anda sebenarnya ada 3 solusi yang cerdas untuk memulai dan menjalankan bisnis MLM, yaitu :
*Gunakanlah produk MLM tersebut untuk berbagai keperluan pribadi Anda
*Saat melakukan rekrut downline, jangan terlalu banyak memasang target, cukup beberapa orang saja, namun benar-benar ingin bergabung dan menjalankan bisnis MLM secara benar.
*Setelah itu duplikasikan cara Anda ini dengan downline Anda, sehingga mereka melakukan cara yang sama dengan Anda.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PERBEDAAN MLM DENGAN KONVENSIONAL





Pada perjumpaan kali ini, saya sedikit ingin share dengan sahabat netter sekalian tentang Perbandingan antara Bisnis Multi Level Marketing, dengan Bisnis Konvensional...

Dan ini tidak dijadikan alasan saya Pro atau Kontra dengan salah satunya, ini sebagai perbandingan, untuk kita lebih dewasa dalam memilh salah satu bisnis yang ada.

Sebagian diantara kita, mungkin lebih memilih Bisnis Konvensional, karena lebih nyata hasilnya, Jelas Bisnisnya, dan lain sebagainya. Tapi mari kita pelajari perbedaan antara Bisnis Multi Level Marketing dengan bisnis konvensional.

MODAL
Untuk membangun bisnis Konvensional, kita akan memerlukan modal yang cukup besar. modal awal membeli peoduk misalnya, sewa tempat, mengurus perizinan,promosi,dan lain lain.
Sedang Bisnis Multi Level Marketing, biasanya untuk join pertama kali tidak kurang dan lebih dari Rp.100.000,- itu pun sudah termasuk alat alat yang akan membatu bisnis tersebut, misalnya kartu keanggotaan,brosur brosur,buku panduan serta aksesori yang bisa membatu memulai bisnis tersebut.

TEMPAT
Dalam memulai Bisnis Konvensional, kita memerlukan tempat untuk kita memasarkan Produk yang kita mliki, ataupun kita harus menyewanya, kalaupun kita tidak memilikya. sebuah counter penjualan aksesori di mol, misalnya, dengan luas 2X3 meter. mungkin membutuhkan biaya sewa sekitar 30 atau 50 jta per tahun. sungguh besar kan????
Tapi Untuk Memulai Bisnis MLM, kita tidak memerlukan Tempat Khusus, karena kita bisa memasarka produk dimana saja, dan kapan saja.

BIAYA OPERASIONAL
Demikian juga dengan Biaya operasionalnya, bisnis konvensional akan membutuhkan biaya yang cukup besar. bahkan terkadang kita kena memeiliki kendaraan untuk mengantar produk ketempat konsumen. dalam kurun waktu satu tahun berapa banyak yang harus kita keluarkan untuk semua itu.

Sedang Bisnis MLM, setelah bergabung anda juga membutuhkan biaya operasional, tapi jumlahnya tidak begitu besar, seperti, pulsa,transportasi,buku buku,contoh produk,alat bantu yang disediakan perusahaan atau support system dll.

RESIKO BISNIS
Tentu sudah jelas, bila pengeluaran memulai bisnis itu cukup besar, berarti memiliki resiko yang cukup besar juga, dan sebaliknya, karena setiap bisnis atau usaha, tidak akan lepas dari sistem untung dan rugi.



WAKTU
Bisnis Konvensional memiliki waktu yang relatif singkat, bisanya dari pukul 8.00 am s/d 5.00 pm misalnya.
dan dalam Menjalankan Bisnis MLM, kitalah yang menentukan waktunya, kapan pun dan dimanapun, untuk jumpa dengan klien,calon pembeli,dowline, upline, leader.....dll.

JANGKAUAN
Sebuah Toko di pasar...., jangkauanya adalah hanya dipasar tersebut saja, paling jauh bisanya hanya satu kecamatan. itupun sudah termasuk bisnis yang besar, seperti agen agen toko kelontong misalnya.
Sedang Bisnis MLM, jangkaunya sangat luas, bukan hanaya satu tanah air, tapi juga bisa menjangkau seluruh dunia. itu tergantung dari perusahaan MLM tersebut.

PELATIHAN
Dalam Bisnis Konvensional, jarang sekali adanya pelatihan, bahkan bisa disebut tidak ada.
Tapi dalam Bisnis MLM, Pelatihan bisnis akan diadakan setiap masa, sesuai dengan jadwal yang teratur, yang diselenggarakan, oleh perusahaan ataupun pihak upline sendiri.

SYSTEM
Bisnis Konvensional, dijalankan tanpa system. Sedang Bisnis MLM sudah pasti menggunakanya.


Demikan,beberapa perbandingan dari Bisnis MLM dan Konvensional, semoga bisa menjadi bahan perbandingan untuk kita semua. dan bisa bermanfaat. amiin.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PENDAPAT AHLI TENTANG MLM



1. Donald John Trump
Donald John Trump (lahir di New York City, New York, 14 Juni 1946; umur 64 tahun) adalah seorang wirausahawan, raja properti dunia, pionir program pertelevisian dan pebisnis yang sukses dari Amerika Serikat.
Beliau merekomendasikan bisnis Multilevel Marketing melalui bukunya "Why We Recommended Multilevel Marketing". 
2. Paul Zane Pilzer
Paul Zane Pilzer, merupakan penulis Other Peoples Money dan Unlimited Wealth. Penerima gelar MBA dari Warthon, menjadi wakil presiden termuda Citibank, dan pernah menjabat sebagai penasehat ekonomi dua masa pemerintahan Presiden AS, termasuk George W. Bush.
Paul Zane Pilzer mengatakan bahwa:
“Salah satu bentuk distribusi baru di masa yang akan datang yang akan menjadi trend dan meledak di seluruh dunia adalah multi-level marketing.”


3. Robert Toru Kiyosaki
Robert Toru Kiyosaki (lahir 8 April 1947; umur 64 tahun) adalah seorang investor, usahawan, penulis dan motivator. Kiyosaki menjadi terkenal karena buku yang ditulisnya berjudul Rich Dad, Poor Dad, selain itu, Rich Dad’s CASHFLOW Quadrant, dan Rich Dad’s Guide to Investing, telah menjadi 10 buku terlaris secara berkesinambungan di The Wall Street Journal, USA Today serta New York Times.
Robert T. Kiyosaki mengatakan bahwa
“Jika anda ingin berpindah ke kuadran kanan (kebebasan finansial), maka salah satu tempat yang tepat untuk memasukinya adalah melalui multi-level marketing.”

5. Stephen R. Covey
Stephen R. Covey, (lahir 24 Oktober 1932 di Salt Lake City, Utah) menulis buku laris, The Seven Habits of Highly Effective People.
Stephen R. Covey mengatakan:
“Multi-level marketing adalah bisnis yang dapat dilakukan oleh siapa saja tanpa memandang latar belakang dan membuat setiap orang yang mengerjakannya dapat menjadi berpikir besar menuju impiannya masing-masing secara terarah.”

6.  GREGG BRADEN (penulis The Isaiah Effect)
 Setiap hewan dan tumbuhan di bumi ini dapat bekerja sama. Ketika mereka bekerjasama, secara konsisten bisa memproduksi keturunan, hidup lebih lama dan sukses. Penelitian menemukan hal serupa pada manusia, usia dan kualitas hidup meningkat saat mereka bekerjasama dalam mencari dan berbagi makanan,air dan sumber kehidupan lainnya. Prinsip yang sama terjadi pada bisnis ini, samakin kita bekerjasama, kita semakin baik. Itulah Network Marketing. Bekerja dengan hati dan kasih sayang dijauhkan dari rasa dengki dan dendam.
 
Bisnis multilevel marketing memiliki banyak kelebihan, antara lain:
  • Fleksibilitas. Anda bisa bekerja sesuai keinginan Anda. Anda tidak perlu absen setiap pagi, tidak perlu stress mengalami macet di jalan. Bahkan Anda dapat bekerja di mana orang lain tidak dapat, sambil tamasya, pulang kampung, habis olahraga, arisan dan lain sebagainya. Anda bisa bekerja di rumah, dan di manapun Anda berada. Bahkan jika bisnis MLM yang Anda jalankan didukung dengan web support, maka Anda bisa menjalankan bisnis ini walaupun Anda sedang tidur.
  • Modal minimal. Tidak perlu kantor maupun peralatan mahal. Dibandingkan dengan jika Anda ingin memiliki bisnis sendiri, berapa modal kerja diperlukan? contoh sederhana, ketika anda ingin berjualan bakso keliling. Anda butuh gerobak, mangkuk, peralatan masak, bahan-bahan dll. Butuh modal besar bukan?
  • Anda menentukan penghasilan Anda sendiri. Semua yang Anda capai dan nikmati tergantung dari kesungguhan dan komitmen Anda,  bukan tergantung boss dan perusahaan Anda. Pernahkan Anda merasa telah berbuat banyak kepada perusahaan tetapi kompensasi dan penghargaan yang diberikan perusahaan sangat terbatas? Dalam bisnis MLM ribuan orang dari berbagai latar belakang telah terbukti mampu mendapatkan penghasilan jauh di atas pendapatan teman-teman kerja setingkatnya. Apakah Anda bisa mempercayai seorang bekas penjual jagung di pasar malam, seorang pemulung dan penjual es balok sampai bisa menghasilkan bonus puluhan juta atau ratusan juta Rupiah per bulan? Dan kesempatan ini terbuka luas dalam lapangan permainan yang adil untuk setiap orang. Hasil yang anda dapat tergantung dari usaha yang anda kerjakan. Itu adalah MLM pure yang adil.
  • Bekerja untuk Anda sendiri, tetapi tidak sendirian. Dalam menjalankan bisnis MLM Anda akan mendapatkan dukungan dan konsultasi gratis dari para upline dan perusahaan. Mereka siap memberikan presentasi dan berbicara lebih lanjut dengan prospek Anda, bahkan memberikan training dan pendidikan kepada organisasi Anda.
  • Dengan mengembangkan bisnis MLM, hasil kerja di masa lampau tidak hilang, bahkan apabila Anda mengerjakannya dengan benar, hasil-hasil tersebut terus terakumulasi. Inilah yang menyebabkan bisnis MLM akan memberi penghasilan berlipat ganda pada jangka menengah atau panjang.
  • Tidak perlu membayar “franchise-fee” atau honorarium,  pada saat bergabung dengan perusahaan MLM, Anda hanya dipungut biaya starterkit.
  • Anda sukses dengan membantu orang lain sukses. Dalam bisnis konvensional, Anda dapat naik posisi bila teman-teman Anda tetap di bawah. Untuk terpilih menjadi direktur baru, Anda harus memiliki prestasi lebih tinggi dari teman-teman Anda. Dengan kata lain Anda dapat naik bila teman-teman Anda tetap di bawah. Dalam bisnis MLM justru sebaliknya, Anda dapat naik dan mencapai sukses apabila Anda bisa membantu semakin banyak orang mencapai sukses seperti Anda.
  • Pengembalian modal jangka pendek. Bisnis MLM hanya butuh modal puluhan hingga ratusan ribu Rupiah. Dengan etos dan etika kerja yang benar, Anda sudah break-even dalam 2 hingga 6 bulan saja. Bandingkan dengan bisnis lain yang membutuhkan investasi hingga ratusan juta bahkan miliaran Rupiah, membutuhkan waktu lama dan risiko kegagalan yang besar untuk bisa Break even Point.
  • Sinergi Usaha yang luar biasa. Mungkin ada beberapa bisnis yang memiliki beberapa kelebihan-kelebihan di atas, tapi industri MLM memiliki semua kelebihan tersebut. Banyak ahli pemasaran sepakat mengatakan bahwa MLM merupakan sistem pemasaran terbaik. Dan bila ditanya, mengapa mereka tidak mau bergabung kepada salah satu perusahaan MLM, jawaban mereka adalah mereka tidak mau mulai dari bawah, dan ingin mendirikan sendiri sebuah perusahaan MLM. Namun hal itu jauh lebih sulit, daripada menjadi pemain.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS